Mulai dengan Orebit GeoSuite — Dari CSV ke Chart Pertama dalam 5 Menit
Tanpa install. Tanpa akun. Tanpa langganan. Download tool-nya, buka di laptop, upload CSV-mu, dan kamu langsung kerja. Ini panduan 5 menitnya.
Orebit GeoSuite adalah satu file HTML. Kamu buka di browser apa pun. Kamu upload CSV collar/survey/assay-mu. Kamu langsung dapat strip log, section, chart EDA, dan estimasi resource. Itu seluruh idenya.
Tulisan ini memandu kamu dari “baru saja beli” ke “lagi lihat cross-section pertamaku” dalam waktu kurang dari lima menit.
Apa yang kamu dapat saat membeli
Sebuah file ZIP. Di dalam ZIP:
01-Orebit-Core.zip
└─ Core.html (4.8 MB, all assets bundled)
└─ README.html (license, quickstart, troubleshooting)
└─ sample-data/
└─ collar.csv (40 Thalanga VMS holes)
└─ survey.csv (downhole survey records)
└─ assay.csv (1,521 sample intervals, AU/CU/PB/ZN/AS/FE)
└─ geology.csv (lithology codes per interval)
Tiap fase adalah ZIP terpisah. Bundle ini memberimu ketiganya (Orebit Core, Orebit Assay, Orebit Resource) plus sample data bersama.
Kebutuhan sistem
- Browser modern apa pun (Chrome, Firefox, Safari, Edge)
- RAM 4 GB (8+ disarankan untuk dataset besar)
- Sudah itu saja. Tanpa install, tanpa akun, tanpa perlu internet.
Tool ini berjalan sepenuhnya di laptopmu. Begitu sudah dimuat, kamu bisa putus dari jaringan dan tool tetap jalan. Datamu tidak pernah di-upload ke mana pun — tidak ada server.
Panduan 5 menit
Menit 1: Buka file-nya
Klik dua kali Core.html. File terbuka di browser default-mu. Kamu akan lihat:
- Header atas: “Orebit · Orebit Core” dengan badge Phase 01
- Sidebar kiri: 12 langkah workflow bernomor (01 Tutorial → 12 Export)
- Area utama: modal sambutan dengan tombol “Take the 6-step tour”
Klik “Take the tour” kalau ini pertama kalimu. Enam callout terpandu menjelaskan layout dalam 60 detik. Atau klik “Skip” untuk langsung masuk.
Menit 2: Muat sample data
Klik “02 Import” di sidebar. Kamu akan lihat empat kotak upload:
- Collar CSV
- Survey CSV
- Assay CSV
- Geology CSV (opsional)
Seret keempat sample file dari sample-data/ ke dalam kotak-kotak itu. Tiap upload memicu deteksi otomatis pemetaan kolom:
collar.csv: detected columns
hole_id → HoleID ✓
east → Easting (m) ✓
north → Northing (m) ✓
rl → Elevation (m) ✓
total_depth → FinalDepth (m) ✓
Kalau deteksi otomatis melewatkan suatu kolom (harusnya tidak terjadi pada sample), pakai dropdown untuk memetakan secara manual.
Klik “Continue to validation →” di bagian bawah halaman.
Menit 3: Jalankan validation
Klik “03 Collar” di sidebar. Validation berjalan otomatis:
- ✓ 40 hole ID unik
- ✓ Semua koordinat di dalam bounding box proyek
- ✓ Rentang elevasi 1,180 – 1,420 m (konsisten dengan topo)
- ✓ Tipe hole: 35 DDH, 5 RC
Klik melewati “04 Survey”, “05 Assay”, “06 Geology”, “07 Validation” — masing-masing berjalan dalam kurang dari satu detik pada sample dataset. Kamu akan lihat centang hijau di sidebar tiap tab lolos.
Kalau kamu memuat datamu sendiri dan ada check yang gagal, kamu akan dapat baris peringatan kuning yang menunjukkan persis hole/sample mana yang bermasalah. Klik barisnya untuk loncat ke record yang bersangkutan.
Menit 4: Buat strip log
Klik “08 Strip Log”. Pilih sebuah hole dari dropdown — coba TRRC014. Kamu akan lihat:
- Strip log multi-track: Lithology, Weathering (Wx), AU, CU, PB, ZN, AS, FE, interval sample
- Sumbu kedalaman di kiri (0 – 100m, bertambah ke bawah — standar industri)
- Arahkan kursor ke track mana pun untuk tooltip berisi kedalaman + nilai
- Garis oranye putus-putus di tiap track grade = saran cap P99
Ganti hole dari dropdown untuk membandingkan. Strip log multi-track adalah cara tercepat menangkap korelasi litologi-grade dan interval outlier.
Menit 5: Buat cross-section
Klik “09 Section”. Sidebar memungkinkan kamu:
- Memilih azimuth (default: 0° = proyeksi utara-selatan)
- Memilih lebar koridor (default: 50m)
- Memilih hole mana yang disertakan
Klik “Render section”. Kamu dapat cross-section 2D dengan:
- Semua hole di dalam koridor diproyeksikan ke bidang section
- Pita litologi diwarnai per kode
- Sorotan grade (threshold dapat dikonfigurasi)
- Garis topo di atas, jejak hole miring sesuai dip
Geser slider azimuth — section ter-update secara real-time. Di sinilah korelasi multi-hole terjadi.
Apa selanjutnya setelah Phase 01
Begitu kamu selesai dengan Orebit Core:
- Klik “12 Export” untuk membuang dataset tervalidasimu sebagai CSV (sudah ter-composite kalau perlu)
- Buka
Assay.html(Phase 02) untuk menjalankan analisis bivariat/multivariat pada data yang sama - Buka
Resource.html(Phase 03) untuk variography + kriging
Tiap fase membaca export fase sebelumnya, jadi workflow-nya menyambung dari ujung ke ujung tanpa pemformatan ulang manual.
Memuat datamu sendiri
Ganti sample CSV dengan data proyekmu. Kolom yang dibutuhkan minimal:
- Collar: hole ID, easting, northing, elevation, total depth, tipe hole (opsional)
- Survey: hole ID, depth, azimuth, dip
- Assay: hole ID, from, to, value (satu kolom per elemen)
- Geology: hole ID, from, to, kode litologi
Nama kolom bisa apa saja — auto-detector menangani alias umum (HoleID / BHID / hole_id semuanya jalan). Kalau deteksi gagal, pakai dropdown pemetaan manual.
Pertanyaan umum pertama kali
Apakah jalan offline? Ya. HTML-nya membundel semua aset (CSS, JS, font, sample data). Setelah load pertama, tidak perlu jaringan.
Datamu lari ke mana? Tidak ke mana-mana. Tool memproses semuanya secara lokal di komputermu. Tanpa server, tanpa upload, tanpa analytics. Kamu bisa menjalankannya di mesin yang ter-air-gap.
Bisakah aku berbagi proyekku? Bisa — export CSV tervalidasi dari Phase 01, kirim ke kolega yang punya toolkit yang sama. Mereka re-import dan lanjut.
Bagaimana kalau aku punya 10,000 hole? Toolkit menangani hingga ~50,000 record sample dengan nyaman di RAM 8 GB. Di atas itu, performa menurun. Untuk proyek raksasa, pecah per domain atau subset.
Kompatibilitas browser? Chrome dan Edge paling oke (engine V8, tercepat). Firefox jalan. Safari jalan tapi lebih lambat di dataset besar.
Bagaimana dengan software komersial?
Orebit dirancang untuk melengkapi, bukan menggantikan, paket mining 3D komersial. 80% pekerjaan geologi yang terjadi sebelum kamu menyalakan workstation — data validation, EDA, top-cut, compositing, kriging dasar — itulah yang ditangani Orebit. Kamu bisa menyerahkan dataset yang sudah bersih dan ter-composite ke paket 3D-mu untuk block modeling final, mine planning, dan reserves.
Meski begitu, untuk eksplorasi tahap awal, review due diligence, atau scoping study cepat, ketiga fase Orebit sering kali sudah cukup berdiri sendiri.
Harga
- Modul satuan: IDR 49,000 (sekali bayar)
- Bundle lengkap (3 modul): IDR 99,000 (sekali bayar)
- Tanpa langganan. Tanpa DRM. Tanpa license server. File HTML-nya jadi milikmu selamanya.
Coba Core gratis → · Ambil bundle — Rp 99K → (modul satuan Rp 49K · sekali bayar · jadi milikmu selamanya)
Intinya
Lima menit dari beli ke cross-section pertamamu. Tanpa install, tanpa gesekan, tanpa data keluar dari laptopmu. Itulah seluruh inti dari toolkit ini.
Kalau kamu menemui kendala, email hello@orebit.id dengan CSV-mu (atau versi yang sudah diredaksi) dan biasanya aku punya perbaikannya dalam sehari. Toolkit ini dibuat oleh geolog yang aktif bekerja, dijual langsung, dan didukung dengan cara yang sama.
Berikutnya di seri ini: Checklist validasi drillhole — proses QA 6 langkah lengkap yang diotomasi Phase 01.
Part of the Orebit ecosystem —
geological workflow tools for drillhole validation, resource estimation, and JORC/KCMI reporting.
→ Explore GeoSuite
Try the toolkit this article uses.
Orebit GeoSuite — single-file HTML, works offline, no install. From CSV to resource report in one afternoon.
Explore GeoSuite →# From this article: open geosuite.orebit.id load(your_drillhole.csv) apply(workflow_above) # Done. Ship the report.